Kematian Seorang Penyanyi

1895 Kata

Anita—penyanyi jazz yang disewa oleh pihak Ryu baru saja pulang dari pesta yang belum juga berakhir. Ia menutup tubuh bagian atasnya dengan jas sebab dingin sangat terasa di kulitnya. Penyanyi tersebut ingin mengunjungi kedua orang tuanya yang terkurung di Desa Sekar Wangi. Ia sudah sangat rindu. Pergi ke sana kemari menyanyi untuk mengumpulkan uang untuk kedua orang tuanya. Dan saat sakit ia tak diperbolehkan untuk menjenguk. “Tapi desa itu diisolasi, Bu,” ucap supirnya. “Terus kamu pikir saya peduli, gitu?” bantah Anita. “Ya, gimana mau masuk kalau garis polisi masih di sana. Bisa tertangkap kita.” Supirnya kembali menjelaskan. “Itu urusan saya, kamu cuma perlu antar sampai di depan desa. Terus tunggu sampai saya pulang, ngerti sampai di sini?” Anita meradang, supirnya hanya meng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN