Sandy kembali ke rumah besar Ryu. Ia masuk ke kamar, lalu membuka sebuah ruang rahasia yang hanya mereka berdua yang tahu. Entah nanti kalau Anggun sudah menjadi istri pria separuh Jepang itu, mungkin akan diberi tahu juga. Ruangan itu berada di belakang dua rak buku besar. Sandy masuk dan menjejerkan dua patung itu di sebuah tempat yang telah disediakan. Dalam ruang rahasia tersebut ada ragam peninggalan benda bersejarah. Salah satunya baju samurai milik kakek moyang Ryu yang dulu mencoba menggagalkan kebangkitan sekte sesat lengkap dengan pedang yang tajamnya awet hingga sekarang. Sekretaris Ryu memegang tengkuknya sendiri. Tiba-tiba saja bulu kuduknya berdiri, angin dingin berembus melewati dirinya, padahal AC sedang tidak dihidupkan. Sandy menoleh ke belakang, ia berhadap-hadapan den

