Kembali Dokter Anggun dan super seniornya kedatangan satu orang jenazah yang diperkirakan tewas dua belas jam lalu di Desa Sekar Wangi. Tidak hanya mereka berdua yang ada di sana, melainkan sosok bertudung hitam juga menunggu di sudut ruangan. Namun, tanpa alasan yang jelas makhluk menyeramkan itu pun pergi, dan datanglah Salma yang sudah beberapa waktu tidak mengunjungi Anggun. Ia datang sebab tadi malam kembali menjadi saksi mata bagaimana wanita di atas ranjang besi itu tewas, tetapi ia tak bisa berbuat apa-apa. “Kapan selesainya wabah di sana, ya,” ujar Dokter Anggun sembari memakai APD, begitu pula dengan Dokter Budi. “Vaksin akan disebarkan besok. Berdoa saja yang terbaik, semoga tidak ada penyebaran lagi.” “Iya, itu untuk yang sakit, Dokter. Saya kasihan sama yang seperti ini,

