“Apa itu, Suster Maria?” Elena semakin ketakutan ketika pintu yang ditambahkan beban semakin dicoba untuk didobrak. “Aku tak tahu, Suster Elena, yang jelas, iblis akan menyiksa kita satu demi satu. Tak banyak lagi gereja yang bertahan. Ayo, terus pinta pada yang suci. Aku yakin langit akan menolong kita.” Maria dan Elena semakin memperkukuh doanya. Kemudian pintu itu tak lagi berisik, tenang dan seperti malam yang para tentara langit turun mengabulkan doa para pelayannya. “Sudah selesai, Suster Maria. Apa kita buka saja pintunya?” tanya Elena. “Jangan Suster. Kita tak pernah tahu apa saja tipu daya iblis. Lebih baik kita di sini saja,” jawab Suster Maria. “Sampai kapan? Aku lapar, Suster Maria.” “Kau pikir aku tak lapar, tak haus? Tapi aku ketakutan. Tahan saja dulu sebentar. Sam

