Aroma manis bunga menyerbak ke seluruh taman. Seolah sang bunga tengah memberikan sebuah balas budi pada tangan-tangan yang merawatnya. Mungkin hanya aroma dan penampilan cantik untuk menyenangkan mata yang bisa bunga itu berikan namun mampu membawa suasana menyenangkan pada siapapun yang menghabiskan waktu di samping mereka. "Aku selalu menyukai pagi hari di taman. " Maria menghirup aroma milk tea sebelum menyesapnya dengan anggun. Rasa manis dari madu, kelembutan s**u dan kesegaran teh hijau menjadi perpaduan sempurna untuk menyambut pagi hari. Terutama di temani makhluk ciptaan Tuhan yang cantik dan harum seperti mawar yang ditata apik di taman. Itu seperti anugerah manis dari Tuhan untuknya. "Pagi, Bu, " sapa Travis. Putra bungsunya itu datang dan mendudukan bokongnya

