Ketukan pintu lagi membuat Riri dan Rere berpandangan. "Mungkin room service yang mengantar makanan yang kita pesan. Biar aku saja yang buka," ujar Riri. Ia tidak tega melihat saudara kembarnya yang sedang hamil besar kelelahan akibatnya. Sudah bagus Rere mau menemaninya di kamar hotel ini. Rencananya Riri akan menginap di sini semalam setelah itu ia akan pergi ke rumah neneknya di Bandung untuk beberapa hari. Hingga ia yakin Erick bosan mencarinya, barulah ia memutuskan untuk kembali pulang ke rumah ayahnya. Saat itu pula Riri sudah siap menerima amarah sang ayah. Riri menarik pintu kamar lebar-lebar. Tapi.. Ia terkesiap melihat sosok yang berada dihadapannya. Kenapa Erick bisa menemukannya? "Siapa Ri?" Rere menghampiri pintu dan berdiri di belakang Riri. Dengan cepat Rere menutup m

