Part 26

684 Kata

Riri duduk di tepi ranjangnya menatap sebuah foto yang berada di tangannya. Wajah seorang pria dewasa dan anak laki-laki sedang tertawa lepas tergambar di selembar foto yang dipegangnya. Diusapnya wajah pria itu perlahan, maafkan aku karena meninggalkanmu. Hanya itu yang sejak tadi diucapkannya berulang kali dalam hatinya. Riri mengusap perut datarnya penuh kasih sayang. Maafkan mama nak, harus memisahkanmu dengan papamu. Riri sudah tahu jika dirinya sedang mengandung anak Erick. Tadi pagi ia melakukan tes tanpa sepengetahuan Erick maupun bu Mun. Ia sudah merencanakan semua ini. Ia akan pergi dari rumah ketika bu Mun berangkat ke pasar seperti biasanya. Dan rencananya berhasil. Tidak ada yang mengetahui ia pergi dari rumah itu. Ia sudah memesan taksi melalui ponselnya ketika berada di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN