MAK COMBLANG!

1285 Kata

Rinjani tak ingin pusing dan membiarkan Nayyala mengekori dengan pakaian seadanya. Tak ayal, satpam dan resepsionis memandang heran gadis itu. “Lo ngapain sih ikut-ikut?” tanya Rinjani seraya berbisik pelan ketika tengah men-tap kartu. “Gue ‘kan udah bilang, mau menyapa teman lama.” Alis Nayyala naik turun membuat Rinjani semakin bingung. “Terserah lo deh!” Saat lolos dari pintu masuk, Rinjani menyapa para senior yang ada disana. “Pagi Pak, Bu ….,” sapa Rinjani. Beberapa rekan yang masih duduk di pantry menyahut. Kemudian, langkah kaki Rinjani berbelok ke kanan menuju workstation-nya. Di sisi lain Nayyala terus mengekori Rinjani hingga menimbulkan bisik-bisik tak jelas. Sementara seakan Nayyala tak peduli pandangan orang-orang disana, sembari memindai kantor bergaya industrial i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN