‘Plop’ Ron melepaskan hisapannya dan berpindah pada aset yang berbeda. Sang gadis menggeliat kembali, dia menggoyangkan pinggulnya hingga Ron mengerang nikmat, ingin meledak dan di jamah. “Yeah,” Kael mulai meracau nakal, tidak lama sang gadis kembali berinisiatif. Dia turun berjongkok di lantai, perlahan membuka resleting celana milik Ron. Lagi-lagi pria b******k itu menikmati dengan menyandarkan tubuhnya pada sofa. Tanpa dia sadar sebuah langkah cepat sedang menghampiri dirinya. “Argh,” Suara teriak gadis kecil itu membuat Ron membuka matanya. Alangkah gilanya dia saat ini, karena melihat Zea tepat di depan matanya. Ya tepat di depan matanya sedang menjambak rambut seorang gadis dan mengusirnya pergi dengan sebuah bisikan. Parahnya, Ron masih ternganga dan belum memperbaiki kondisin

