Pagi harinya, Diaz salat subuh berjamaah di masjid dekat rumah dinas. Sedangkan Aya salat subuh di rumah. Kemudian selesai salat Aya membuat sarapan dan mandi. Hari ini Aya akan berangkat ke rumah sakit dan kembali bekerja, Diaz lah yang akan mengantar. Selesai sarapan dan membereskan peralatan makan mereka masuk mobil dan pergi ke rumah sakit tempat Aya bekerja. Sesampainya di depan rumah sakit Aya tidak langsung turun. Ada rasa takut di hati Aya tapi ia tidak mengungkapkannya pada Diaz karena ia takut Diaz akan melarangnya untuk kembali bekerja. " Takut ?" Diaz bertanya dan memegang tangan Aya lembut, Aya hanya mengangguk. "Dengarkan saya, anggap masa lalu buruk tidak pernah terjadi sama kamu. Anggap orang yang hampir menghancurkan hidup kamu tidak ada." "Bersikap biasa jika be

