Di waktu luang Ken bermain handphone. Stalking akun sosial media Gisel, orang yang dia cintai. Bersandar di kursi tepi kolam renang sambil memandangi terangnya pancaran air kolam, terpantul oleh sinar rembulan dan cahaya lampu. Dia tahu semakin dicari tahu, semakin pula dia merasakan sakit. Melihat-lihat foto kebersamaan Gisel dan Agam membuat dadanya sesak. Ini salahnya juga, mencintai orang yang sudah mencintai orang lain. Berusaha untuk melupakan tapi tak bisa. Rasa penasaran semakin bergejolak. Ingin selalu memandang wajah manis Gisel. Lewat foto ataupun langsung. Akankah ada kesempatan untuknya, mendapatkan hati Gisel? Tidak, tidak bisa, Gisel sangat mencintai Agam dan juga sebaliknya. Apapun yang terjadi dia tidak boleh memisahkan kedua insan yang saling mencintai. Telunjuknya ber

