Bab 29. Malam Pertama

1207 Kata

“Apa, Tuan?” “Tidak apa-apa.” “Tapi, tadi saya dengar Tuan bicara kalau saingannyaberkurang. Saingan apa, Tuan?” “Bukan apa-apa, Sayang.” “Ciye, Mbak Celine,” ucap Bima dan Baim sambil menutupmulutnya. Mereka menyembunyikan tawa di bibirnya. “Kalian ....” Aksara dan Celine mengantar kedua adiknya dan beberapakeluarga dekat itu hingga pintu hotel. Mereka tampak bahagia dengan bagasi mobilyang penuh dengan makanan. Begitu pun dengan lelaki yang kini berdiri disebelah Celine, ia juga bahagia menanti malam pertamanya. *** “Denim mana, Tuan?” “Sama Baskoro.” “Kenapa nggak ke kamar kita?” “Dia masih ingin main, Celine.” “Kenapa bukan kita saja yang temani?” “Saya capek. Bukannya kamu juga capek kan?” “Saya memang capek, Tuan. Tapi bagaimana pun Denim itu anakkita, tanggung jawab ki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN