Bab 39. Empal Daging

1121 Kata

“Mas Anu siapa?” tanya Aksara dengan mata yang membelalak.Beberapa detik yang lalu netranya menatap ke arah pantai dan kini iamengarahkan tatapan tajam ke istrinya. “Celineku, Sayang. Kamu bicara apa? Apa yang kamusembunyikan dari saya?” ucap Aksara ketika mendapati tangan istrinyadisembunyikan di belakang tubuh. “Nggak ada, Mas.” Kedua manik mata Celine tidak fokus. Iabenar-benar tidak pandai untuk berdusta. “Apa, Sayang? Bukankah Celine istri saya adalah orang yangjujur. Berbohong itu dosa.” “E... Celine mau bilang sesuatu. Tapi Mas Aksara janganmarah ya.” “Iya. Saya janji tidak akan marah. Apa?” Celine memberikan ponselnya kepada suaminya, hingga manikmata coklat milik Aksara langsung membulat sempurna. “Asfan tukang hotel tadi?” “Pemilik hotel, Mas. Bukan tukang hotel. Kalau tuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN