Hampir 30 menit Aliana berdiri di depan cermin besar dan menarik nafas panjang sembari menetralkan detak jantungnya yang bertalu. "Ok, Aliana. Ini hanya fitting baju. Jangan terlalu gugup." gadis itu menarik nafas dalam, "Semua akan berjalan dengan lancar." dan nafasnya dihembuskan dengan pelan. "Ok! Sebaiknya keluar sekarang." Aliana meraih tas kecil diatas ranjang kemudian berjalan menuju arah pintu dan membukanya. "Sialan!" pekiknya keras sembari memegang dadanya yang berdebar karena terkejut, "Kenapa berdiri di depan pintu seperti setan, sih?" pekik Aliana kesal sembari melayangkan pukulan ringannya ke lengan pria tampan bersetelan rapi di depannya kini. "Siapa yang kau sebut setan, hm?" Dave melangkah mendekati Aliana, membuat gadis itu memundurkan langkah dengan waspada, "Saya di

