Angga pulang agak larut malam ini, karena ada konsumen yang menggelar party ulang tahun di kafenya. Sungguh penat, dia berjalan seorang diri. Saat kakinya baru saja menginjak depan gerbang, sudut matanya menangkap seseorang yang bersembunyi di balik tiang lampu di sudut komplek. Angga menunggu sampai ada pergerakan selanjutnya, namun nihil. Dia bergegas masuk, berniat memantau halaman depan rumahnya melalui cctv. Namun begitu masuk kamar, niatnya berubah saat melihat Emma tertidur pulas sambil masih menggendong anaknya dengan duduk bersandar di dinding kamar. Tertempel penurun panas di dahi Alfa, mungkin dia demam setelah imunisasi kemarin. Sehingga rewel sekali dan membuat Emma kelelahan hari ini. Diatas nakas ia melihat sepiring nasi yang belum habis, m

