Deeptalk, selamat jalan Zia!

2091 Kata

"Hmm kamu mau nanya apa?" ulang Angga sesaat setelah mereka saling berdiam diri. "Biar aku nggak selalu ngerasa bahwa hidup ini nggak adil, mau nggak kamu cerita, tentang satu hari terberat dalam hidup kamu mas?!" tanya Emma. "Boleh..." kata Angga. "Kamu mau aku cerita dalam hal apa?" tanya Angga. "Apa aja mas, yang menurut kamu dunia kamu hancur tapi kamu masih baik-baik saja dan kudu tetap berjalan." jawab Emma. Angga merapatkan genggaman tangannya pada jemari Emma. Dia tersenyum, kalau bukan karena permintaan istrinya dia sebenarnya tak Sudi menceritakan masa kelam dirinya. "Tapi mas... Kalah menurut kamu aku nggak berhak tau, nggak papa kok, aku nggak maksa. Hanya saja sepertinya kenapa selalu aku, kenapa selalu aku yang Tuhan kasih pelajaran hidup seberat ini." kata Emma. "Ngga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN