Dua garis merah

2114 Kata

Emma tengah memasukkan bubuk coklat yang ia bawa dari kafe, saat papa nya masuk ke dapur mengambil air minum. "Suami kamu hebat banget, belum juga setahun papa kasih modal buat usaha, ehh udah main buka cabang gede pula." ucap papa Emma kemudian meneguk segelas minuman tadi. "Lebih gede yang ini pa, dari pada yang di deket rumah?" tanya Emma, dia tidak ikut opening kafe baru karena Alfa sedang tidak enak badan. Sudah dua hari dia menginap di rumah orang tuanya. Bersama anak dan suaminya. "Hmmm lebih gede yang ini, menang banyak pokoknya, lahannya pas banget di tengah kota, gak tau dia dapat harga berapa di sana, terus outdoor nya jugakeren, kamu harus kesana dan liat sendiri." kata papa Emma. "Iya pa... Ngomong-ngomong mama sama mas Angga mana pa?" tanya Emma. "Ada di depan mama kam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN