Setelah beberapa hari berada di rumah sakit, akhirnya Agasta diperbolehkan pulang. Pikiran Agasta masih kepada Ranum, dia hanya ingin bertemu Ranum. Usaha bagaimanapun Agasta, memang sulit untuk jujur karena kenyataan dia tak bisa mengungkapkan kebenaran tentang Agasta. Selama berhari-hari di rumah sakit, dia mencoba terus menghubungi Ranum, tapi percuma karena Ranum selalu reject telpon darinya. "Agas, mami minta kamu jangan kemana-mana dulu. Kamu itu kan baru sembuh. Di apartement ada Athala yang bisa jagain kamu." Agasta tak menghiraukan ucapan Sandra, tapi walaupun begitu ia selalu menghargai Sandra. "Iya, mi. Aku bukan anak kecil lagi yang harus mami ingatkan berulang kali." Sambil berjalan menuju parkiran Sandra tersenyum menggelengkan kepalanya dengan kelakuan Agasta. "Kamu

