Hidup itu pilihan, langkah apapun yang telah diambil mungkin memang bukan yang terbaik. Namun ikhlas adalah pilihan terbaik. Seperti yang Ranum lakukan, dia tidak pernah mencintai Raka, akan tetapi tetap bertahan berada samping Raka, bahkan hubungan mereka sudah dalam jenjang yang serius. Hari berlalu, hari yang semua orang tunggu telah tiba. Ranum kini berada salah satu kamar hotel. Ia tampak terlihat cantik dengan gaun putih panjang. Jika pasangan yang akan bertunangan dengannya adalah Agasta, tentu hari ini akan menjadi kebahagiaan tak mungkin pernah Ranum lupakan. Sayang sekali laki-laki itu bukan Agasta, melainkan Raka. Hanya keikhlasan yang dia miliki saat, semua terasa hampa meski semua orang bahagia atas acara pertunangannya. "Ranum, sumpah lo cantik banget." Gumam Lala memuj

