1. DESNITY MATCH 2 ~ PERCERAIAN

1005 Kata

Hidup tidak ada yang tahu bagaimana apa yang terjadi hari ini, esok, atau nanti. Seiring waktu berjalan Barra meredam kemarahannya yang duduk bersama Afifah melakukan sidang perceraiannya. Walaupun ada sedikit kelegaan karena ia harus melakukan mediasi, ia berharap masih memilik waktu sebelum perceraiannya sah dimata hukum. Katakan lah dia lelaki bodoh yang tidak bisa berhenti mencintai Afifah. Kenyataan memang kadang lebih sering membungkamnya. "Afifah." Barra memanggil perempuan itu yang sudah dulu pergi dari ruangan tersebut. "Ada apa?" Afifah berbalik memandang Barra dengan seksama. "Kamu yakin dengan perceraian ini? Kita masih punya waktu untuk memperbaikinya." Afifah tersenyum remeh. "Jangan mimpi. Keputusan aku tetap sama, kita cerai." Ucap Afifah lalu pergi. Munafik... Ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN