Upacara pemakaman anggota tim intelijen dan tim Densus 88 yang gugur saat menunaikan tugas membasmi mafia berlangsung dengan haru. Tangis dari keluarga yang ditinggalkan pun pecah menyaksikan prosesi pemakaman. Dendy dan keluarganya yang turut hadir juga ikut bersedih, melihat para pahlawan-pahlawan yang menyelamatkan anaknya itu harus menemui Sang Pencipta lebih cepat dari teman-temannya. Dendy berjanji akan memberi santunan kepada anak-anak yang telah mereka tinggalkan sampai lulus sekolah. Pun, juga dengan Caramel yang harus kehilangan sang kakak sekaligus menjadi orang yang paling bersalah karena ulah kakak kandungnya memakan banyak korban. Zahra menangis sesegukan karena teringat dengan Erwin. Zifa, adik Erwin, bersama Ayah dan ibunya mengusap-ngusap bahu Zahra mencoba menenangkan.

