"Maafin gue, ya, Ra?" ucap Caramel memeluk tubuh Zahra. Mereka baru saja keluar dari studio shooting acara talk show yang dipandu oleh Deddy Corbuzier. "Kalau aku nggak nyuruh Rian buat bikin tuan Erwin datang kesana. Pasti tuan Erwin masih hidup." Caramel merasakan getaran kecil di tubuh mungil Zahra. "Ini semua bukan salah kamu, Mel, ini semua sudah takdir. Kalaupun Mas Erwin tidak kesana pasti Mas Erwin tetap akan sedih karena melihat Rena tidak terselamatkan." Caramel menghela napas sesak. "Yang sabar, ya, Ra." Zahra mengangguk. Mereka melepas pelukannya setelah Pak Dendy datang menghampiri mereka. "Zahra, terjadi sesuatu dengan Viola. Kita harus segera ke rumah sakit." Dendy menggoyang-goyangkan ponselnya. "Ya ampun, ada apa lagi?" Zahra menggertakkan giginya. Belum tuntas kesed

