Kena Prank

1435 Kata

"Kami diserang oleh sekelompok orang di Paris," ucap Dendy di seberang sana. Erwin terdiam mendengarkan cerita dari mertuanya dengan seksama. Lelaki itu sedang duduk di kursi kebesarannya, di ruang CEO. "Semua anggota intelejen tewas, hanya tersisa saya dan juga Briptu Aldo Flavio. Sementara Reserse Narkoba Bambang Wijayanto masih koma di rumah sakit akibat mobilnya meledak." Erwin tercekat mendengar kabar duka tersebut. "Syukurlah, Bapak masih selamat." "Alhamdulilah, Win, jangan kasih tau ke istri saya, ya?" ujar Dendy di seberang sana. "Iya, Pak." "Yaudah, saya tutup dulu." Erwin mematikan panggilan setelah menjawab salam dari Dendy. Lelaki itu kemudian menghempaskan punggungnya ke sandaran kursi sambil menghela napas kasar. Hatinya terasa tidak tenang. Ia sudah menduga bahwa R

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN