“Ya sudah bagaimana kalau yang kayak gini nih,” Anka langsung cari pandangan lain. Dia pindahkan kursor ke arah pilihan rumah lainnya. “Mas lupa ya, aku kan pernah bilang aku nggak suka kalau kita beli rumah jadi. Aku tuh maunya kita bangun dari nol Mas,” ucap Ina manja. “Oke, kalau kamu mau bangun rumah dari nol. Tapi syaratnya kita beli di kompleks perumahan. Jadi kita tuh nggak perlu ribet ngurus perizinan dan segala macamnya. Kita beli tanah di perumahan itu, nanti mereka yang bangun,” Anka memberi pilihan. “Nggak juga Mas. Aku tuh pengennya tanahnya luas. luaaaas banget. Enaknya sih di pinggir kota deh. Ada nggak perumahan yang di pinggir kota. Aku tuh kepengen anak-anak tuh mainnya puas, menghirup udara segar, nggak cuma asap knalpot saja. “Masalahnya kalau bangun rumah itu ngg

