merantau kekota
namaku adalah SIELFA AKHMAD MUFARIEL, Orang-orang memanggilnya fariel
Aku yang hanya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dua tahun yang lalu
Keseharianku yaitu berkebun menenam cabai dan kopi selebihnya membatu orang tua di kebun. Disini penduduk merata menanam kopi, karena disini terkenal dengan hasil kopi terbaik
Karena sekarang lagi bukan musim kopi dan kebunku juga bersih dari rumput-rumputan akhirnya aku minta izin kepada kedua orang tuaku
" Ma Pa aku ikut bekerja di kota" (Fariel)
"kerja apa" (bapak)
"buat rumah" sambil nyngir kuda (fariel)
"kerja dengan siapa" (mama)
"sama Pak Sal dan Pak Sahid dikota" (fariel)
"boleh, tapi harus hati-hati, jaga kesehatan, pola makan dan jangan lupa dengan yang paling utama yaitu SHALAT 5WAKTU" (bapak)
"siap boss" (fariel)
Setelah dikasih izin, langsung aku mengemas barang keperluanku untuk disana bekerja nantinya. setelah selesei aku langsung menemui kedua orangtua ku yang sedang asik nonton acara kesukaannya
"ma, pa aku berangkat ya" sambil salaman dengan bapak dan mamanya (fariel)
"iya, ati-ati di jalan" (mama)
"iya, Assalamu'alaikum" (fariel)
"Waalaikumsalam" jawab keduanya
langsung aku berangkat dengan motor kesayanganku menuju kekota
Setelah sampai tujuan, aku langsung masuk kedalam rumah kontrakan tersebut untuk meletakn barang yang kubawa nya
Adzan maghrib berkumandang dan aku langsung ambil air wudhu untuk melaksanakan kewajiban ku. Setelah selesei melaksanakan nya, aku dipanggil untuk ikut makan bersama dengan yang lain
Setelah makan aku langsung mencuci piring, setelah itu aku kedepan untuk berkumpul dengan yang lainnya yang sedang api-api karena disini sangat dingin dimalam hari
kemudian kudengar Adzan berkumandang, langsung aku masuk untuk melaksanakan kewajiban ku, aku keluar untuk memasukan motor kesayangan ku kedalam rumah. dan setelah iti aku memakai headset dan langsung puter Lagu-lagu yang biasa kudengar sambil merebahkan badan dan tidur.
?????????????
seperti biasa aku bangun dan tak lupa melipat selimut sebelum Adzan Subuh. lalu aku pergi untuk mencuci muka dan kemudian mencuci beras untuk dimasak
baru selesei, suara Adzan terdengan
langsung aku mengambil air wudhu untuk melaksanakan kewajiban ku
setelah selesei aku membangunkan pak Sal untuk melaksanakan kewajibannya
setelah dia bangun aku lagsung bergegas kedapur untuk mempersiapkan masak sambil merebus air untuk buat minum kopi
setelah mendidih langsung ku matikan kompor dan kutuangkan di gelas yang berisi kopi, dan memberi tahu pada yang sudah bangun kalo airnya sudah mendidih, lalu aku balik lagi kedapur untuk masak apa yang sudah di sediakan
akhirnya setelah lama memasak akhirnya matang, aku langsung bergegas memberi tahu kalo makanannya sudah siap
kemudian pak Sal datang dan bilang
"itu sayurnya dibagi aja langsung dipiring biar adil karena orangnya banyak, kalo ambil sendiri-sendiri nanti yang terakhir dapat sedikit ataupun habis, maklum" (Sal)
"iya" (fariel) dan langsung kulakukan apa yang suruhnya tadi
setelah selesei aku langsung ambil nasi dan makan sama-sama dengan yang lain.
ada yang makan didepan sambil jongkok, ada yang dipojokan, ada juga yang d kamar, macam-macam pokoknya
setelah selesei semua dengan makannya langsung ganti baju untuk kerja yang tidak cukup jauh lokasinya dari tempat kita istirahat
langsung aku berangkat bareng dengan yang lain berjalan kaki sambil membawa cangkul, dan alat kerja masing-masing