"Na, tolong itu sirup obat dan semua barang yang baru datang dipindahin ke gudang, ya. Enggak rapi gitu kelihatannya bercecer di depan. Jangan mentang-mentang habis sakit kamu jadi manja, enggak mau kerja." Yena menghela napas lelah. Begitulah kelakuan Witri jika tidak ada Orion atau Bu Manda. Padahal, Yena tidak seperti yang dituduhkan. Sejak beberapa saat lalu ia sudah berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain mengerjakan banyak hal. Masih saja disuruh ini itu. Namun, ia tak punya pilihan selain menuruti perintah seniornya. Perempuan itu mulai mengangkat kardus demi kardus berisi sirup obat. Dry sirup kebanyakan memang—seperti angibiotik—, tetapi tetap saja berat karena satu kardus berisi lebih dari sepuluh botol. Belum lagi gudang apotek ada di lantai dua. "Di atas juga ditata y

