Pengakuan

1104 Kata

"Ori, kamu yakin mau melakukan ini?" Orion mengangguk mantap. Orion merasa perlu melakukan ini karena tidak ingin mereka semua sibuk berspekulasi tanpa tahu kebenarannya. Setidaknya, dengan membersihkan nama baik Yena, Orion bisa tenang melepas perempuan itu. Sebagai laki-laki Orion juga harus bisa mempertanggungjawabkan apa yang sudah ia lakukan. Sebelum keberangkatan kembali ke Bandung, lelaki itu mengumpulkan rombongan di kafétaria tempat kekacauan itu dimulai. "Selamat pagi semuanya. Maaf kalau apa yang saya lakukan saat ini mungkin sama sekali tidak penting untuk kalian. Ada yang perlu saya luruskan di sini terkait obrolan istri saya dalam video kemarin supaya kalian enggak cuma berprasangka tahu kebenarannya." Mereka yang semula hening mulai gaduh. Satu dan lainnya sama-sama me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN