Bugh! Alfa melepaskan satu pukulan begitu melihat kakaknya kembali. Ia benar-benar tak bisa mengontrol kemarahannya. Apalagi jika mengingat sang kakak yang tadi terang-terangan mengabaikannya juga Nao. Nao menjerit saat Alfa memukul Orion tanpa peringatan. Orion tersungkur jatuh. Bagaimanapun sekarang Alfa sudah dewasa. Pukulannya lumayan keras, terlebih dalam kondisi marah seperti sekarang. Lelaki itu bangkit dengan bantuan Nao, kemudian menekan sudut bibirnya yang terasa perih. "Dengar penjelasan Abang dulu, jangan apa-apa langsung tarik urat. Kontrol emosi kamu belakangan ini jelek banget, Al." "Emang laki-laki berengsek kayak Abang masih pantas diperlakukan baik?" "Alfa mulutnya," tegur Nao. "Kakak tuh jangan belain Abang terus. Dia jadi ngelunjak karena Kakak terlalu baik." Ori

