21. Meminjam Baju

1046 Kata

Aku meringis kaku. Mendapati laki-laki lain di unit Tama. Namun.... "Wina, unit aku di sini." Aku menoleh ke samping kanan. Ternyata aku yang salah alamat. Aku nyengir melihat lelaki asing yang masih bengong di ambang pintu. "Sori, salah alamat." Lalu segera melipir ke unit di sebelahnya. "Nomor unitku itu 1378," ujar Tama begitu aku di depannya. "Sori lupa. Aku ganggu, ya? Maaf, terpaksa malam-malam gini aku ganggu tidur kamu." Aku menggaruk belakang leher. Merasa nggak enak. Lelaki itu sudah memakai piyama tidur. "Nggak apa-apa. Kamu masuk dulu aja." Hah? Nggak. Aku nggak mau sampai masuk ke unitnya. Aku mengibas-ngibaskan tangan di depan d**a. "Di sini aja, aku cuma mau pinjam baju kamu boleh?" tanyaku sekaligus mengutarakan tujuanku menemuinya malam-malam. "Bajuku?" Tama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN