Chapter 29

1069 Kata

“Mau sampai kapan kita harus sembunyi - sembunyi begini, Viko?” tanya Kasya getir. Tangan gadis itu mengepal erat, masih berusaha menahan kobaran cemburu yang dirasakannya. “Hei, tenangin diri kamu dulu. Kita bicarakan ini baik - baik, oke?” bujuk Viko. Kedua tangannya meremas bahu Kasya. “Gimana aku mau tenang, Viko! Hubungan kamu sama Davika makin hari makin dekat. Orang tua kalian ....” Suara Kasya menghilang, digantikan oleh tangis pedih. Dia tak mampu mengucapkan kata - kata selanjutnya. “Aku takut kamu akan jatuh cinta sama Davika,” lirihnya sembari menunduk. “Itu tidak akan terjadi,” ucap Viko tegas. “Aku butuh pembuktian, bukan sekedar ucapan, Viko,” lirih Kasya ditengah isakannya “Untuk saat ini, kamu pegang ucapanku. Aku janji akan mengakhiri hubunganku dengan Davik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN