Chapter 68

1050 Kata

“Mas.” Juara terperanjat kaget saat Rifan tiba-tiba keluar dari kamar rawat inap. Dia menoleh ke arah Maya seraya mendorong kakak sepupunya ke dalam. “Ada apa, Mas?” Rifan menatap Juara bingung. Juara mengembuskan napasnya. “Hampir saja ketahuan.” “Ketahuan siapa? Jangan-jangan Mas punya gebetan di sini.” Juara berdecak. “Jangan asal bicara, Mas. Mana ada jodohku Wewe Gombel. Hiiiiyyyy, mit-amit!” Kening Rifan semakin mengerut, menatap sang istri yang sama-sama mengerutkan keningnya. “Emang siapa, Kak?” tanya Husna ikut penasaran. “Itu, si Mbak-Mbak yang hamil itu.” Rifan dan Husna seketika saling pandang. Terlebih Rifan yang merasa tidak percaya jika perempuan itu masih nekat untuk menemuinya setelah pengusirannya satu minggu yang lalu. “Siapa sih tadi namanya? Ah, iya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN