Di Rumah Sakit. Dalam diam, di jarak empat meter, Irwan terus memerhatikan Maya yang kini tengah diceramahi oleh seorang perempuan berwajah Eropa asli yang dia yakini adalah teman wanita itu sendiri. Maya, satu nama perempuan yang beberapa minggu lalu diceritakan Rifan padanya. Seorang perempuan piatu yang mengalami nasib buruk, yaitu telah dilecehkan oleh pria yang begitu terobsesi padanya hingga membuahkan hasil satu jabang bayi yang kini hidup di dalam perut wanita itu. Perempuan yang sempat depresi dan mencoba melakukan bunuh diri dan mencoba melakukan aborsi andai Rifan malam itu tidak datang menolongnya. Maya. Nama yang sangat pasaran jika sedang berada di negara asalnya, seorang perempuan berusia 24 tahun yang ternyata masih keturunan dari pulau Jawa—seperti dirinya meski memi

