“Selamat bekerja, Nona,” bisik Diandra saat berpapasan dengan Kinan di lobby. Tepat saat Diandra baru saja keluar dari lift. Senyum hangat Kinan mengambang. Dengan cepat ia masuk ke dalam lift sebelum pintu menutup. Kinan melambaikan tangan pada Diandra yang membalik badan-- menghadap ke arahnya. Diandra hanya membalas dengan senyum simpul. Ini kantor dan ada banyak mata yang mendelik ke arah mereka. Terutama beberapa karyawan yang masuk ke dalam lift bersamaan dengan Kinan, memerhatikan mereka dengan wajah penasaran. Tak menunggu lama, Kinan sampai di lantai 29 dan gegas menuju meja resepsionis. Ia langsung disambut senyuman hangat Sekretaris Sin. Laki-laki itu segera menyimpan majalah kantor yang sedang dibacanya ke atas meja. Kemudian berdiri menjulurkan tangannya pada

