Hujan

917 Kata
Hari ini benar-benar beda menurutku tidak seperti hari-hari sebelumnya.Mungkin karena Natha tidak ada didekatku saat ini.Biasanya Natha selalu menghiburku walaupun terkadang dia sangat menyebalkan dan selalu membuatku kesal. "Dasar Natha bodoh seandainya kamu gaperlu pukul ka Arga pasti kamu gak akan di scorsing" Maki ku dalam hati Tapi hari ini aku sedikit merasa senang karena Natha berjanji akan menjemputku pulang sekolah nanti.Aku juga merasa senang saat kemarin Natha menceritakan semuanya kepadaku. "Haduhh kapan pulang sih... kali ini hanya 1 jam pelajaran tapi aku merasa 3jam" kataku dalam hati dengan kesal "Kenapa lo shil?bete ya? Gak ada Natha" tanya Elle "Engga kok aku gak bete" jawabku kesal "Kesel?galau? Jujur aja" kata Elle "Aduhh Elle kamu kenapa sih? Aku cuma gak suka sama pelajaran kali ini lama banget" jawabku dengan nada kesal "Hahaha helloo sejak kapan lo gasuka matematika shil? Bukanya lo sesuka itu sama hitung-hitungan?"Tanya elle memaksaku untuk jujur "Udah deh le kamu jangan berasumsi kalo aku suka sama Natha atau galau karena gak ada Natha" jawab ku memaki Elle "Yaudh maaf tapi dari tadi gue ga berasumsi kalo lu suka Natha,tapi lo sendiri yang bilang" jawab Elle meledek. Disaat aku sedang berdebat dengan Elle tiba-tiba bel sekolahku berbunyi bertanda jam pelajaran berakhir dan kami boleh meninggalkan kelas. "Yashhh! Selesai" kata ku dalam hati dengan amat senang Dengan semangatnya aku segera membereskan semua buku dan peralatan sekolah ku,tanpa fikir panjang aku segera meminta izin kepada Elle untuk pergi lebih dulu. "Le maaf ya aku ada janji aku boleh pergi duluan ya?hehe byee Elle" izin ku dengan senyum bahagia "Dasar janji sama siapa lo? Yaudah sana hati-hati jangan lupa izin ke pak yanto yaaa " kata Elle mengingatkan ku "Sudah ko dari tadi pagi " jawabku sambil berlari keluar kelas menuju lorong sekolah Setelah sampai garasi sekolah aku menelusuri jalan menuju warkop Uus. "Seshil" .... kata Natha Aku sudah tau itu suara Natha walaupun aku belum melihatnya.Ku cari sumber suara itu ternyata Natha di depan warkop Uus. Dia menepati janjinya.Dia menjemputku disana. "Nathaaaaaaa " panggil ku senang dan berlari menuju Natha "Yuk naik ke motor" ajak Natha Aku segera menaiki motor Natha,kulihat banyak sekali kakak kelas yang sedang memperhatikan kita. Tidak lupa Natha memakaikan aku Helm. "Siap kan onta? Kita ke mana nih?" Tanya Natha sebelum berangkat "Hmmm gimana kita ke mall" jawab ku "Okeee" kata Natha Didalam perjalanan begitu banyak pertanyaan yang Natha berikan kepada ku. "Gimana tadi?semangat ga belajaranya lo"tanya Natha "Semangat lah" jawabku.Aku sedikit berbohong tentang itu sejujurnya aku tidak semangat sama sekali Nath karena gak ada kamu. "Terus Arga tadi samperin kamu?"tanya Natha "Enggak,tapi kemarin ka Arga kerumah ku. Dia bawa coklat dan bunga" jawab ku "Terus lo terima? Tanya Natha mengintimidasi ku. "Hahha enggak aku sangat kesal sama Arga gara-gara Arga kamu di scorsing,jadi coklat sama bunganya aku suruh bibi ambil lalu,bibi bawa ke kamarnya"jawab ku menjelaskan semuanya "Bagussss lo gaperlu coklat sama bunga murah dari dia, lo cuma perlu makan es krim berdua gue hahahah" kata Natha dengan pede "Pede banget sih" jawab ku serius Setelah kita lalui perjalanan yang lumayan dekat akhirnya kita sampai di mall, kebetulan sekolah kita gak jauh dari mall.Sampai di mall aku mengajak Natha ke toko kacamata,kita mencoba kacamata dan mengambil foto di kaca. "Waw keren kan kita?Gimana kalo samaan kayak gini" tanya Natha "Mauuuuuuu ayo beli" kata ku semangat "Okeee gue yang bayar ya" kata Natha "Ha?beneran yeay aku dapat kacamata" Setelah melakukan pembayaran aku mengajak Natha untuk membeli es krim. "Untuk es krim biar aku yang bayar" kata ku semangat "Oke gue mau 2 es krim" "Hahaha ambil aja berapapun aku traktir karena kamu sudah menjemputku" jawabku senang. Setelah membeli es krim kita ke toko buku dan di toko buku itu Natha mengambil buku yang berjudul "love for you" "Gue mau ambil buku ini,ayo kita bayar" ajak Natha menarik tangan ku Setelag melakukan pembayaran kita segera meninggalkan toko buku tersebut dan segera pulang. "Nath ayo pulang" kata ku "Ayoo donggg" jawab Natha merangkulku Setelah sampain parkiran motor Natha seperti biasanya memasangkan helm di kepalaku.Aku menatap matanya yang sangat tulus kepada ku rasanya aku ingin memeluknya sampai kapanpun. Didalam perjalanan pulang tiba-tiba saja hujan datang dengan deras. "Natha hujan kita berhenti dulu ya disana"kata ku menujuk halte busway "Iya gue juga gamau lo sakit" kata Natha sedikit berteriak karena memakai helm membuat suara terdengar sayup. Akhirnya,kita berhenti dulu di halte meneduh hingga hujan agak reda.Natha maju satu langkah dia memindahkan dirinya tepat didepanku. "Nath kamu ngapain ya di depanku?" Tanya ku bingung "Iya sengaja biar lo ga kena percikan air hujan,gue gamau lo sakit" jawabnya santai Nathaaaa kali ini aku terbawa perasaan,kenapa kamu punya ide itu untuk melindungi ku. Tanyaku dalam hati "Apasih cuma percikan air bukan api" kata ku "Tetap aja gue gamau" jawab Natha tegas Setelah hujan reda kita melanjutkan perjalanan pulang.Sampai di depan rumahku,aku segera turun.Natha melepaskan helm ku seperti biasanya dia mengusap kepalaku. Natha mengeluarkan buku yang tadi dia beli. "Ini buat lo bukunya,gue juga punya dirumah ceritanya bagus, jangan lupa dibaca" kata Natha "Mmm makasih Nath" jawab ku bingung "Besok gue jemput lagi yaaaaa" kata Natha dengan senyumnya yang sangat manis "Oke bosss " jawab ku tersenyum semangat Aku segera meninggalkan Natha,ku lihat dia masih memperhatikan ku sampai aku berada di depan pintu masuk rumah ku, dia melambaikan tangan nya dan segera pergi. Terimakasih tuhan sudah mengirimkan ku pria yang baik yang bisa menerima dan menjaga ku. Aku tidak akan mengecewakan Natha.Untuk hari ini aku merasa sangat senang dan untuk hari-hari seterusnya aku akan selalu bersyukur karena aku punya Natha di hidupku.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN