37. Pernikahan Kedua

1417 Kata

Atma tiba di rumahnya menjelang malam. Ia membuka pintu mobilnya dan masuk ke dalam rumah dengan kemelut yang berada di pikirannya sejak tadi. Atma masuk ke dalam kamarnya, ke tempat dimana dulu Kala dan ia menghabiskan waktu bersama terlebih saat akhir pekan. Tapi, saat ini kamar itu kosong, sudah tak ada Kala hanya saja kenangan yang tiba-tiba ramai di kepala Atma. Atma merubuhkan tubuhnya di atas kasur. Menutup matanya dan menghirup udara di sana. Meski matanya tertutup namun, kejadian hari ini terus berulang-ulang ada di kepalanya seperti sebuah film yang sayangnya untuk Atma itu adalah film terburuk sepanjang hidupnya. "Ini Mas Bian, pengacaraku." "AARRGGH~" geram Atma saat ucapan Kala kembali terngiang di telinganya. Persetan dengan status Bian sebagai Pengacara Kala tapi apakah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN