'Pacarnya Iren bernama Gama. Dia bossnya Iren di perusahaan. Ah, tapi tidak mungkin. Pasti pacarnya Iren adalah Gama yang berbeda dengan Gama Dirgantara. Lagipula... di dunia ini yang bernama Gama bukan hanya dia saja,' batin Hera. "Hera..." Iren melambaikan tangan di depan wajah Hera, membuat Hera mengerjap dan kembali menatapnya. "Apa yang kau pikirkan? Jangan bilang kau sedang berpikir kalau pacarku dan mantan suamimu itu adalah orang yang sama! Bukan, Hera. Mereka tentu saja orang yang berbeda. Mantan suamimu itu adalah lelaki yang pengecut, tidak bertanggung jawab dan b******k. Tapi pacarku Gama, dia adalah lelaki yang lembut, tampan dan sangat perhatian meskipun terkadang sikap dinginnya sangat menyebalkan menurutku. Tapi dia adalah lelaki yang sangat baik," ujar Iren. Mendengar y

