Bab 17. Ken Tabrakan?

1786 Kata

"Kamu tidak menyesal kan sekarang?" Tanya Higon tiba-tiba setelah sesaat kemudian Ken keluar dengan membawa rasa kecewanya yang luar biasa. Pria itu tidak bisa mendapatkan apa yang dia inginkan, pula tidak ada yang memperindah keinginannya ataupun penjelasannya meski ia memohon sekalipun. Ara menatap Higon, kemudian menggelengkan kepalanya. Hanya saja, kenapa ibu muda yang satu ini malah menangis? Ada apa gerangan?. Hey, sebuah ketidaksinkronan antara hati dan pikiran ada di depan mata. Terlihat jelas!. "Kenapa?" Tanya Higon. Dia memegang tangan Ara. Semakin Higon mempererat genggaman tangan itu, semakin Ara menangis sekencang-kencangnya. Sepertinya ada sesuatu yang salah yang belum dituntaskan. "Ajari aku melupakannya, Higon. Ajari aku untuk membenci kak Ken dan jangan mengingatnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN