PRANGGG, suara bunyi piring yang pecah, membuatku menoleh kearah belakang mendapati Rara yang terjatuh, dan makanan dipiringnya yang tumpah semua, disana Freya tertawa puas melihat Rara yang terjatuh, dia bahkan sama sekali tidak membantunya, aku beranjak dari dudukku, menaruh piring makanku dan mendekati Rara membantunya berdiri, namun tanganku ditepis keras olehnya dia masih meringis kesakitan, aku kembali membantunya berdiri, kali ini aku membungkuk, memeluknya dan membantunya berdiri, meski tubuhnya menolak aku keras kepala membantunya, memang apa salahnya aku membantu? Lagipula bukan aku kan yang menjegal kakinya? “Apaan sih! Aku gak butuh bantuanmu TASYA!” ucap Rara meneriakiku, sedangkan aku masih sibuk memunguti pecahan piring dan membuangnya ketempat piring kotor, seorang pramus

