Asoka menarik nafasnya dalam. Dia mencoba menyiapkan hatinya untuk mendengar apapun yang diucapkan oleh Aldo. Walaupun nanti akan membuatnya sakit hati, dia akan menerima dengan ikhlas. Yang penting semuanya sudah jelas. Daripada dia menggantung hubungan yang rumit seperti ini. "Mau bicara apa, Mas?" Tanya Asoka pelan. Jantungnya sudah berdebar dengan kencang. "Tentang hubungan kita." Jawab Aldo pelan. Asoka hanya diam. Rasanya dia ingin mematikan sambungan telvon itu saat ini juga. Namun dia mencoba untuk tetap menghargai Aldo yang sudah menelvonnya. Jika memang ini adalah akhir dari hubungannya dengan Aldo, Asoka lebih memilih untuk tidak dihubungi oleh Aldo daripada dihubungi namun untuk mengakhiri hubungan mereka. "Ka, kamu masih dengerin aku, 'kan?" Tanya Aldo menegur Asoka. S

