Bab 80

2015 Kata

"Maksudnya bagaimana, Pak?" Tanya Pak Herman bingung. Dia tidak bisa terus-terusan diam saja. Asoka mendongakkan kepalanya. Dia pikir ini saatnya dia bicara. "Maaf, Pa Asoka tidak bisa melanjutkan pernikahan ini karena ada hal lain." Jawab Asoka dengan suara yang pelan namun masih bisa didengar oleh semua orang yang ada di ruangan itu. Sebenarnya dia takut ingin mengatakan hal itu tapi dia berusaha untuk tetap santai. Dia berusaha tegar dan siap menghadapi konsekuensi yang akan dia terima. "Hal apa? Apakah ada laki-laki lain yang membuatmu membatalkan pernikahan ini?" Tanya Bu Erna dengan cepat. Sejak tadi dia berniat untuk diam saja dan menjadi pendengar, namun dia rasa dia harus segera bertanya tentang apa yang mengusik pikirannya. Suara Bu Erna sangat keras bukti bahwa dia sudah te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN