Bab-34

1161 Kata

Fernando duduk tegap di kursi kebanggaannya dengan kedua tangan ia taruh di atas lutut, dagu terangkat, serta raut datar khas miliknya, semakin menunjukkan betapa berkuasanya lelaki yang telah lewat setengah abad itu. Fernando tengah menatap tajam lelaki yang duduk di hadapannya. Lelaki itu menekuk satu kakinya ke kaki satunya dengan pandangan mengarah pada aquarium. Sama sekali tidak terintimidasi oleh suasana tegang di ruangan itu. Dia Anca Gabrielo. Cucu lelaki satu-satunya Fernando yang merangkap sebagai penerusnya kelak. Yang beberapa tahun terakhir ini  ia arahkan untuk memimpin satu cabang perusahannya, yang nahasnya pekerjaan lelaki itu hampir tidak becus, jika saja tidak didorong terus menerus oleh Fernando agar cucu lelakinya itu menjadi lelaki yang berguna, bertanggung jawab,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN