Pengakuan

1127 Kata

Hari bergulir dan berganti sangat cepat tanpa bisa aku sadari. Ku lihat rumah yang dahulu menjadi tempat dimana aku selalu ingin kesana kini kosong tak berpenghuni. Aku merindukan dirinya, tapi belum tentu dia merasakan hal yang sama. Rindu ini rasanya hanya sebatas teman saja, yang setiap hari selalu ada dan menemaniku di setiap waktu dan situasi. Sudah 6 hari setelah Leo mengatakan benar-benar tidak akan muncul di hadapanku. Kehidupanku rasanya sangat kosong, tidak seperti biasanya. Aku merasa ada yang hilang dari diriku. Aku selalu merasa kesepian bahkan ketika sedang berkumpul dengan teman-teman ku. Leo memang bukan pria yang ceria atau humble, tapi dia punya sesuatu yang membuat orang lain nyaman jika berada di dekatnya. Aku sendiri bingung dengan diriku, awalnya aku yang memintan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN