Tamparan

1156 Kata

James pulang dengan perasaan yang berkecamuk. Antara marah dan tidak percaya bercampur jadi satu. Ia membuka pintu rumah, ia melihat ke sekeliling rumah, ia tidak menemukan Anna. Ia berjalan menaiki anak tangga untuk menuju ke kamar Anna. Ia mengamati wajah Anna dengan saksama, putri kesayangannya tidak mungkin berbohong, tapi jika hal itu benar bagaimana bisa James menerima kebohongan itu? "Anna." "Anna." "Anna." James mengguncangkan tubuh Anna dengan penuh kelembutan. Jujur saja ia tidak ingin mengganggu tidur Anna yang sangat lelap, tapi ia juga harus tau apa yang sebenarnya terjadi saat ini. Bagaimana bisa ia tau jika ia tetap diam saja? "Anna," kali ini panggilan James cukup tegas, Anna sampai terusik. Ia membuka matanya secara perlahan, ia melihat James berdiri tepat di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN