Beberapa laki-laki yang ditolak Aluna mulai menyebarkan kabar miring, mengatakan Aluna sombong dan sok cantik. Hal ini membuat para kakak kelas perempuan mulai ilfil (ilang feeling) melihat Aluna. Suatu hari, Aluna pergi ke toilet sendirian. Saat ia masuk, di dalam sudah ada Naya dan gengnya, sedang asyik merokok, asap mengepul memenuhi ruangan. Aluna menunduk, pura-pura tidak melihat. Ia masuk ke toilet, lalu keluar untuk mencuci tangan. Namun, geng Naya mencegatnya, menyuruh Aluna ikut merokok. “Lo, ya, cewek yang nolak Davin kemarin?” tanya Rani, salah satu anggota geng Naya, tatapannya tajam. “Sok cantik banget, sih, lo!” seru Naya sambil mendorong tubuh Aluna hingga menempel ke tembok. Aluna menunduk, berusaha sabar. “Maaf, Kak, saya cuma mau belajar.” Rani tertawa sinis. “Bela

