Bab 33

1222 Kata

Reza datang pada sore harinya. Saat suaminya itu datang, tentu saja Arumi harus bersikap biasa saja seolah tak terjadi apa-apa. Apalagi di depan ibunya. Jika tidak, wanita yang melahirkannya itu akan menginterogasi habis-habisan memaksa untuk menjelaskan semuanya. Arumi menyambut kedatangan suaminya itu dengan gembira. Ia mencium punggung tangannya kemudian memeluknya. "Aku rindu, Mas," ucapnya manja yang tentunya itu hanya sandiwara. "Aku juga," jawab Reza ia mengecup kening istrinya itu. Walau Sara tidak ada di depan mereka, itu tetap harus dilakukan karena siapa tahu dia sedang mengintip di kamar. Atau jangan sampai dia tiba-tiba muncul saat Arumi dan Reza bersikap canggung. Reza sendiri sedikit heran dengan perlakuan Arumi. Dia memang sangat senang disambut seperti ini. Akan tetap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN