Bab 55

1001 Kata

Ponsel Arumi kembali berdering, Arumi ragu untuk menjawabnya. Semakin dipikirkan ia semakin takut jika apa yang disampaikan Rini itu benar. Ya, jika diingat kembali, pertemuannya dengan Vera saat itu sedikit mengherankan. Vera menyambutnya dengan baik. Sangat mungkin jika itu semua tipu muslihat dalam memanfaatkannya. Rini yang melihat Arumi gusar mendekatinya kembali. Sesekali matanya mencari tahu siapa orang yang terus-terusan menelpon temannya itu. Sebagai seorang teman, walau baru kembali bertemu, Rini tak ingin Arumi salah melangkah. "Rum, sekarang kamu percaya aku?" tanya Rini mengejutkan. "Aku jadi makin bingung. Di sisi lain, aku sangat membutuhkan Vera, tapi aku juga kepikiran dengan apa yang kamu katakan," ungkap Arumi. "Maaf ya, Rum, bukannya aku menakuti kamu. Kamu sendiri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN