Bab. 18. Mencari Informasi.

1474 Kata

"Mau apa lagi dia terus menelpon. Jangan bilang kalau menyesal!" gerutu Anandini sambil terus menatap layar ponselnya yang tertera nama Risang di sana. Wanita dengan wajah ayu itu tetap bergeming. Dia bingung antara menerima atau menolak panggilan itu. Hingga pesan masuk dari orang yang sama pun dia baca sekilas. Membuat jantung berpacu lebih cepat, tapi bukan karena dia masih punya rasa cinta kepada lelaki itu. 'Jika kau terus mengabaikan pesan atau telpon dariku, aku akan datang ke rumah orang tuamu dan memaksa mereka memberi izin agar kau mau bertemu!' Decakan sebal itu jelas terdengar keluar dari bibir Anandini. Dia mulai mengetik pesan balasan untuk Risang. 'Apa maumu?' 'Mari kita bertemu sebentar saja. Ini terkait surat cerai yang akan aku buat untukmu.' 'Baiklah. Di mana? Jang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN