Ayah Durhaka

1002 Kata

Renata tersenyum senang saat melihat Lucas yang makan dengan cepat seperti orang kelaparan. Sedangkan dia sendiri, sejujurnya ia sudah kenyang. Wanita itu berbohong pada Lucas agar pria itu tidak kecewa dan menahan lapar sendirian.    “Laper banget? Maaf ya, nungguin lama.” Renata menuangkan membukakan tutup air mineral yang ada di meja untuk Lucas agar tidak sampai tersedak.    “Makasih ya, dan maaf cuma ngajakin kamu makan di lesehan pinggir jalan,” ucap Lucas setelah meneguk minumannya.    Renata tersenyum tulus, lalu beberapa detik kemudian ia terdiam. Untuk apa ia melakukan semua ini? Kenapa dia rela makan malam dua kali hanya untuk menemani Lucas.    Renata menggelengkan kepalanya tiba-tiba, “Nggak, ini karena aku nggak enak sama dia udah nunggu lama,” batinnya.    “Kenapa 

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN