Rawat Inap

1021 Kata

“Sayangku, sudah siap?” tanya Jayden. Renata menatap kaca lamat-lamat, melihat pantulan wajahnya di sana. “Jangan manggil aku kayak gitu. Aku nggak suka!” protesnya. Jayden terkekeh pelan, “Ya udah. Aku ulang ya?” “Sayang, sudah siap?” ulang Jayden. Renata menatap sengit ke arah Jayden, “Udah dibilang, jangan manggil gitu!” “Sudah saya hilangin sebagian loh. Tadi sayangku, sekarang sayang. Salahnya di mana, hmm?” tanya Jayden. “Nggak! Aku yang salah!” ketus Renata. Wanita itu segera berjalan cepat mendahului Jayden untuk berangkat ke rumah sakit. Jayden melebarkan langkah kakinya untuk menyusul Renata, “Maaf, saya Cuma bercanda. Jangan marah-marah begitu donk!” “Kamu liat aku ketawa nggak?” tanya Renata. Jayden menggeleng pelan, “Tidak.” “Berarti nggak lucu. Candaan kamu nggak lu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN