Sarka, Edo dan Nadine duduk melingkar di karpet bulu yang berada di alas kamar Nadine. Mereka saling bertukar pikiran. Mendesah panjang, Sarka berkata lirih. "Bu Indah udah nggak ada, dan itu gara-gara gue juga," gumamnya pelan. "Jangan nyalahin diri lo terus Sar. Lo juga nggak tau apa-apa," ucap Edo sembari mencengkeram lengan Sarka. "Lo nggak tau kenapa semua ini bisa terjadi." Nadine menelan ludahnya, ia menatap Sarka yang tengah menundukkan wajahnya lantaran cowok itu begitu merasa bersalah atas semua kematian orang-orang. "Apa yang dikatakan Edo benar Ka. Kematian Metta, Arial, ayahnya Vina dan bu Indah, semuanya nggak ada hubungannya sama lo." "Nggak ada hubungannya sama gue gimana?" Sarka membalas perkataan Nadine, ia mengangkat wajahnya. Ditatapnya Nadine dalam-dalam. "Jang

